UKKI UNESA Adakan Acara Bincang Esai Bertajuk "Merangkai Benih Aksara, Menembus Media, untuk Menuju Penulis yang Handal"
Berbagi Pengalaman dan Tips Menulis Esai Untuk Perlombaan Hingga Tingkat Nasional
UKKI UNESA mengadakan acara Bincang Esai bertemakan “Merangkai Benih aksara, Menembus media untuk menuju penulis handal”. Sesuai tema yang disebutkan tadi, acara tersebut tak hanya menjelaskan seputar dunia kepenulisan esai, tetapi juga berbagi pengalaman sekaligus tips untuk meningkatkan kemampuan para peserta dalam dalam menulis esai.Termasuk menulis esai untuk perlombaan. Acara yang diadakan di Masjid Baitul Makmur UNESA tersebut dihadiri oleh mahasiswa-mahasiswi dari berbagai kampus. Termasuk para mahasiswa dari Kampus UNESA sendiri.
Dalam acara tersebut, Hafidz Haryono yang hadir sebagai pembawa materi menjelaskan, salah satu perbedaan sekaligus kelebihan dari menulis esai adalah kebebasan para penulis ketika menyampaikan opini dalam tulisan yang mereka buat. Berbeda dengan karya tulis lainnya, Esai tidak hanya menampilkan fakta-fakta dari penulis, tetapi juga berisi opini-opini yang dapat dipahami dan diterima oleh para pembaca dari kalangan manapun.
Tak hanya itu, pria yang pernah menjabat sebagai sekretaris umum UKKI pada tahun 2022 itu juga berbagi tips dalam menulis esai yang sekaligus dapat digunakan dalam perlombaan karya tulis esai. diantaranya ketika memilih judul yang tepat untuk esai. Judul yang digunakan tidak hanya ringkas dan mudah dipahami tetapi unik dan sesuai dengan tema. Karena hal itu dapat menarik perhatian pembaca termasuk dewan juri ketika esai tersebut dilombakan. "Jadi judul ini adalah komponen yang paling diperhatikan dalam sebuah esai. Ketika judulnya menarik, tentu dewan juri atau temen-temen yang panitia itu biasanya tertarik dan ingin mendalami esai tersebut atau langsung membacanya" jelasnya.
judul esai yang dimaksud adalah mudah diingat atau dikenal, sesuai dengan tema, ringkas dan terakhir ada tujuan. "Karena dari pengalaman saya sampai final, yang menjadikan saya jadi juara itu karena ada 4 komponen itu" terangnya.
Tak hanya itu, ia juga membagikan tips-tips lainnya untuk para peserta. Tips yang pertama yaitu, pemilihan topik. Topik yang digunakan dalam esai adalah topik yang ramai diperbincangkan di publik.
Kedua, memiliki keunikan. Tak hanya berbeda dengan peserta lainnya, tetapi mudah dikenal oleh para pembaca termasuk para juri.
Ketiga, memiliki pandangan atau solusi yang menarik. Tak hanya membahas sebuah topik, namun juga memberi pendapat atau solusi dalam topik yang dibahas sehingga pembaca bisa terbantu dalam memikirkan solusi atas esai yang ia baca.
Keempat, berdasarkan fakta yang ada. Dengan adanya fakta tersebut, Penulis dapat memperkuat esai yang ia buat serta meyakinkan pembaca atas penjelasan yang ia tulis. Apalagi, fakta-fakta tersebut didapatkan dari sumber-sumber terkini.
Kelima, yakni ATM (amati.tiru,modifikasi) baik judul maupun isi. Menurut Hafidz, tips ini cocok bagi para pemula ketika menulis esai yang baru. Meski terdengar seperti meniru karya orang lain, bukan berarti seorang penulis yang pemula akan menulis ulang karya esai milik orang lain. Tips ini memudahkan seorang pemula dalam mencari refrensi yang kemudian ditulis dalam bentuk yang berbeda. Seperti judul, ide pokok, dan sebagainya.
Dan yang terakhir adalah memperbanyak refrensi yang dipakai dalam menulis esai. Umumnya lomba kepenulisan esai diadakan oleh kampus. Dengan memperbanyak refrensi yang dipakai sebagai sumber dalam menulis esai, hal itu bisa menjadi daya tarik bagi para juri serta memungkinkan penulis esai untuk menang dalam lomba tersebut " Apalagi kalau kampus yang mengadakan lomba itu memakai akademisi-akademisi yang berpacu pada penelitian. Sehingga teman-teman bisa menjadikan penelitian-penelitian tersebut sebagai refrensi dalam menulis sebuah esai utnuk perlombaan" jelasnya
Hafidz berpesan kepada semua peserta untuk tidak lupa dalam mengoreksi ulang seai-esai yang akan mereka lombakan. "Baca dan teliti lagi minimal 3 kali" terangnya. Dan yang paling penting untuk tetap berdoa dalam menulis esai "Usaha memamng penting. Tetapi, lebih penting lagi kalau ditambahkan doa" ucapnya



Komentar